puisidansisi
Sabtu, April 16
puisi sebelas
eksistensialistis antara sebelas
detik-detik yang mencekam
kepala buruan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar