Senin, Desember 13

boneka rusia



di arena dansa yang temaram
matahari terbenam bersamaan dengan datangannya
para angsa ke jalanjalan kota moskwa

engkau kembali ke sebuah mimpi
membawa sebungkus matahari
yang sinarnya menerbangkan sekejap pandangan

bahasa kota moskwa menyatu dengan lidahmu
bercerita tentang langkah kaki
yang akan terjadi di pekan depan

inggris jerman prancis
bergembira di atas kapal rusia
yang berjalan pelan di sebuah sungai yang
mengeja sebuah kata: rusia

jakarta, desember2010

Minggu, Desember 12

Aikogahara dan Gahara Gaharu




selama bulan belum memejamkan matanya maka mereka
akan terus berdatangan
menembus tubuhku yang hijau yang paling risau

membawa sepi bercecercecer
hingga langkahlangkah pun punah seakan
dahandahan pohon bagai mesin bercorong
yang menghisap album hidupmu

gadis kimono putih pun tergoda dengan sedapnya
kilau sepi menggantung
di sebatang pohon yang berisi  bola mata kosong

aku merintih kepada gadis kimono
dan pria pemulung barangbarang
yang berjalan menuju bulan dengan mata terpejam.

jakarta, desember2010

Kamis, Desember 9

takjub





jika takjub bersambut
akan kukenakan kulit yang lembut
kubuang Baju yang usang demi menutup lobanglobang
pada dindingdinding perahuku.

entah khidir atau musa
keduanya sama gemarnya memecahkan kening mereka
demi meletusnya tawa yang Abadi sepanjang masa.

jakarta, desember 2010

Rabu, Desember 8

wajah berlipstik



aku menemukan wajah yang sudah dua puluh lima tahun berpisah
setelah menapaki ribuan jembatan yang menghabiskan
ribuan kali peredaran matahari terhadap bumi
 
aku pandangi wajah yang menghembuskan aroma kenanga
yang menghanyutkanku ke arus lekuk tubuh
seakan bintangbintang yang bergelantungan
adalah lampulampu yang meremang

katakata pun berhamburan dengan sendirinya
“apakah kau sudah memakai lipstik
wahai wajah yang cantik?”

wajah itu kembali mengingatkanku pada kejadian masa lalu
ketika wajah biasa mengalirkan air mata
di malam yang kelam

jakarta, agustus2010