Kamis, Mei 12

puisi kebunsi


aku menyeruput hidrogen jeruk
yang adalah debu berbau
bersama ultraviolet
yang sedikit ungu.

Minggu, Mei 8

puisi zaziizii


meneteslah tubuhku seperti rintikan hujan
jemari, paruku, dan telinga sekalian berjatuhan
di tanah. lama kemudian kaki menginjak.