puisidansisi
Minggu, Mei 8
puisi zaziizii
meneteslah tubuhku seperti rintikan hujan
jemari, paruku, dan telinga sekalian berjatuhan
di tanah. lama kemudian kaki menginjak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar