Kamis, Oktober 20

lenka


berat angin sangat ringan
kulit tubuh melepaskan pekat
dengan cepat.

Senin, Oktober 17

Kamis, Oktober 13

twisp



anjing malam nyaris tenggelam
oleh cengkeram lidah francois
di tanah prancis.

Sabtu, Oktober 8

Kamis, Oktober 6

estragon


wortel dimakan kotoran dibuang
dan pohon pun tanpa dahan
kapan datang,
godot?

Rabu, Oktober 5

Sabtu, Oktober 1

annelies


nederland pun tidak lebih indah
dari jejak rumput basah
selopmu, mama.

Jumat, September 30

minke


bukan tentang lukisan annelies
juga bukan lukisan mei
tapi tentang dirimu, prinsesku
tentang revolvermu.

Senin, September 26

banta seudang


sebelah mata yang coklat
menyerahkan hidup pada pekat
saat hutan belum membalai
redup menyekat.

Sabtu, September 24

calon arang


calon arang, kau tentu
belum pernah melihat gedung
seakan hanya ada mendung
ah, ternyata di langit
juga ada satelit.

Selasa, September 20

napoleon dinamit


tatapan mata tampak memburu
seluruh tubuh mulai membiru
di ladang luas yang panas
badan menghempas meliuk bebas

Selasa, September 13

puisi angsa hitam


gedung kesenian tanpa penonton
hanya kaca menghisap gerak
bayang hitam pun tidak eksis
di ujung lidah ular mendesis.

Kamis, September 8

puisi layar televisi


engkau schweik optimis untuk perang
bersama kabel telepon yang menggantung
terdorong pekik hening layar kelabu
menjenguk seluruh anak-anakmu.

puisi puncak everest


everest, dalam kabut penuh maut
empat penunggang kuda mengancam
pedang tajam mereka genggam.

Selasa, September 6

puisi euthyphro


antara barisan buku digital
mengapa hutan selalu belantara?
tiga puluh dua merpati
"what is piety?"

Selasa, Agustus 30

puisi bahasa biasa


ada anak bertanya pada bapaknya,
"Satu tambah satu sama dengan berapa?"
ada anak bertanya pada bapaknya,
"Pelangi di langit biru ciptaan siapa?"

Jumat, Agustus 26

puisi jean-paul



di ruang ini tiba-tiba saja ia
mengarahkan pisaunya ke kepalaku
dan tidak ada seorang pun selain aku
yang melihat wanita itu.

Kamis, Mei 12

puisi kebunsi


aku menyeruput hidrogen jeruk
yang adalah debu berbau
bersama ultraviolet
yang sedikit ungu.

Minggu, Mei 8

puisi zaziizii


meneteslah tubuhku seperti rintikan hujan
jemari, paruku, dan telinga sekalian berjatuhan
di tanah. lama kemudian kaki menginjak.