tokoh
kita sedang semangat mencari pacar
jika
punya pacar tokoh kita ingin berjemur di pantai bersama pacarnya
jika
punya pacar tokoh kita ingin membaca buku di perpus bersama pacarnya.
tokoh
kita mencari pacar di jejaring sosial
di
twitter tak ada wanita yang berhasil memikatnya hatinya
di
facebook ada seorang wanita tapi sudah ada yang punya.
di
google plus tokoh kita bertemu dengan seorang wanita
wanita
itu memakai dress warna hijau kepalanya
dihiasi topi beledru
penampilan
wanita itu anggun meski agak kikuk dan cenderung malu-malu
tetapi
tatapan matanya tajam sekaligus menunjukkan bahwa ia wanita pemberani.
wanita
itu menatap tokoh kita
tokoh
kita yang selama hidupnya jarang ditatap wanita
segera
saja salah tingkah sekaligus berbunga-bunga
apalagi
wanita yang menatapnya kali ini bisa dibilang memiliki paras yang lumayan cantik.
wanita
itu memperkenalkan dirinya kepada tokoh kita
wanita
itu bilang bahwa dia berasal dari prancis dan baru pertama kali ke indonesia
maka dia
perlu pemandu dan pendamping selama di indonesia
wanita bernama itu simone de beavoir.
simone
de beavoir segera saja akrab dengan tokoh kita
mereka
jalan-jalan berdua ke mana saja mereka suka
mulai
dari berjemur di pantai
hingga
membaca buku di perpustakaan
karena
sudah lama berdua
lama-lama
tokoh kita mulai merasakan cinta
pada simone de beavoir.
“aku
cinta padamu,”
ujar
tokoh kita dengan cepat sekaligus malu-malu.
wanita
itu pada awalnya kaget dan tidak menyangka sama sekali
ia
sempat keringat dingin meski lama-lama bisa mengendalikan dirinya
sebenarnya
wanita itu tidak cinta pada tokoh kita
maka ia terus diam saja.
tokoh
kita sangat kecewa karena wanita itu menolak cintanya
tokoh
kita mulai kehilangan semangat hidup
dia
mulai jarang makan, jarang tidur, hingga jarang mandi.
pada
suatu hari tokoh kita berjalan luntang-lantung tanpa arah
hari itu hari jumat di jalan banyak orang berduyun-duyun menuju masjid
tokoh
kita seperti orang yang terbawa arus sungai saat banjir
tokoh
kita ikut saja mengikuti arus orang-orang yang berjalan menuju masjid.
di
masjid tokoh kita duduk di barisan paling depan
persis
di depan imam yang sedang ceramah jumat
imam
jumat yang ceramah sedang membahas tentang surga
juga
membahas tentang neraka.
pembahasan
tentang surga dan neraka didengarkan tokoh kita dengan seksama
begitu
mendesak persoalan itu merasuk ke pikirannya
apalagi
latar belakang tokoh kita adalah sarjana filsafat
jadi
biasa memikirkan persoalan yang berat-berat.
kini
mendengar imam jumat berceramah tentang surga dan neraka
tokoh
kita merasa ada yang menggelitik-gelitik dalam perutnya
perasaan
menggelitik-gelitik itu lama-kelamaan berubah menjadi perasaan mual
seperti
ada sesuatu yang mendesak keluar lewat kerongkongannya.
“bohong tuh,” teriak tokoh kita lantang
persis
ketika imam jumat sedang menjelaskan bahwa
orang
yang rajin beramal akan masuk surga.
teriakan
tokoh kita didengar orang-orang dalam masjid
segera saja orang-orang dalam masjid merah mukanya dan naik pitam darahnya
tokoh
kita diseret paksa keluar masjid.
di jalan
tokoh kita digebuki orang-orang
orang-orang
juga tidak lupa melucuti pakaian tokoh kita
hingga
tokoh kita telanjang bulat.
tokoh
kita pun kembali jalan luntang-lantung tanpa arah
badannya
babak belur dan jalannya terseok-seok
tokoh
kita berjalan dengan daun pisang menutupi burungnya.
tiba-tiba
tokoh kita berpapasan dengan simone de beavoir
simone de beavoir sungguh kaget melihat tokoh kita
begitu pula tokoh kita kaget melihat simone de beavoir
dan
tokoh kita langsung jatuh pingsan.
karena
pingsan tokoh kita diangkut pergi ke rumah de beavoir
di rumah de beavoir tokoh kita dirawat
diobati
luka-lukanya hingga sembuh.
setelah
sembuh tokoh kita diajak jalan-jalan
bersama de beavoir berjemur di pantai
bersama de beavoir membaca buku di perpustakaan.
1 komentar:
AahAHAHAahaha......
Hebat BUNG!!!!!!!
Posting Komentar