Sabtu, Desember 17

wanita prancis


tokoh kita sedang semangat mencari pacar
jika punya pacar tokoh kita ingin berjemur di pantai bersama pacarnya
jika punya pacar tokoh kita ingin membaca buku di perpus bersama pacarnya.

tokoh kita mencari pacar di jejaring sosial
di twitter tak ada wanita yang berhasil memikatnya hatinya
di facebook ada seorang wanita tapi sudah ada yang punya.

di google plus tokoh kita bertemu dengan seorang wanita
wanita itu memakai dress warna hijau kepalanya dihiasi topi beledru
penampilan wanita itu anggun meski agak kikuk dan cenderung malu-malu
tetapi tatapan matanya tajam sekaligus menunjukkan bahwa ia wanita pemberani.

wanita itu menatap tokoh kita
tokoh kita yang selama hidupnya jarang ditatap wanita
segera saja salah tingkah sekaligus berbunga-bunga
apalagi wanita yang menatapnya kali ini bisa dibilang memiliki paras yang lumayan cantik.

wanita itu memperkenalkan dirinya kepada tokoh kita
wanita itu bilang bahwa dia berasal dari prancis dan baru pertama kali ke indonesia
maka dia perlu pemandu dan pendamping selama di indonesia
wanita bernama itu simone de beavoir.

simone de beavoir segera saja akrab dengan tokoh kita
mereka jalan-jalan berdua ke mana saja mereka suka
mulai dari berjemur di pantai
hingga membaca buku di perpustakaan

karena sudah lama berdua
lama-lama tokoh kita mulai merasakan cinta
pada simone de beavoir.

“aku cinta padamu,”
ujar tokoh kita dengan cepat sekaligus malu-malu.

wanita itu pada awalnya kaget dan tidak menyangka sama sekali
ia sempat keringat dingin meski lama-lama bisa mengendalikan dirinya
sebenarnya wanita itu tidak cinta pada tokoh kita
maka ia terus diam saja.

tokoh kita sangat kecewa karena wanita itu menolak cintanya
tokoh kita mulai kehilangan semangat hidup
dia mulai jarang makan, jarang tidur, hingga jarang mandi.

pada suatu hari tokoh kita berjalan luntang-lantung tanpa arah
hari itu hari jumat di jalan banyak orang berduyun-duyun menuju masjid
tokoh kita seperti orang yang terbawa arus sungai saat banjir
tokoh kita ikut saja mengikuti arus orang-orang yang berjalan menuju masjid.

di masjid tokoh kita duduk di barisan paling depan
persis di depan imam yang sedang ceramah jumat
imam jumat yang ceramah sedang membahas tentang surga
juga membahas tentang neraka.

pembahasan tentang surga dan neraka didengarkan tokoh kita dengan seksama
begitu mendesak persoalan itu merasuk ke pikirannya
apalagi latar belakang tokoh kita adalah sarjana filsafat
jadi biasa memikirkan persoalan yang berat-berat.

kini mendengar imam jumat berceramah tentang surga dan neraka
tokoh kita merasa ada yang menggelitik-gelitik dalam perutnya
perasaan menggelitik-gelitik itu lama-kelamaan berubah menjadi perasaan mual
seperti ada sesuatu yang mendesak keluar lewat kerongkongannya.

“bohong tuh,” teriak tokoh kita lantang
persis ketika imam jumat sedang menjelaskan bahwa
orang yang rajin beramal akan masuk surga.

teriakan tokoh kita didengar orang-orang dalam masjid
segera saja orang-orang dalam masjid merah mukanya dan naik pitam darahnya
tokoh kita diseret paksa keluar masjid.

di jalan tokoh kita digebuki orang-orang
orang-orang juga tidak lupa melucuti pakaian tokoh kita
hingga tokoh kita telanjang bulat.

tokoh kita pun kembali jalan luntang-lantung tanpa arah
badannya babak belur dan jalannya terseok-seok
tokoh kita berjalan dengan daun pisang menutupi burungnya.

tiba-tiba tokoh kita berpapasan dengan simone de beavoir
simone de beavoir sungguh kaget melihat tokoh kita
begitu pula tokoh kita kaget melihat simone de beavoir
dan tokoh kita langsung jatuh pingsan.

karena pingsan tokoh kita diangkut pergi ke rumah de beavoir
di rumah de beavoir tokoh kita dirawat
diobati luka-lukanya hingga sembuh.

setelah sembuh tokoh kita diajak jalan-jalan
bersama de beavoir berjemur di pantai
bersama de beavoir membaca buku di perpustakaan.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

AahAHAHAahaha......

Hebat BUNG!!!!!!!